Minggu, 14 Desember 2014

Tips Berhijab untuk Ibu yang Menggendong Balita

Assalamu'alaikum, Wr. Wb....
Menggendong anak menjadi salah satu hal yang 'wajib' dilakukan oleh para ibu. Bagi seorang muslimah hal itu menjadi tantangan tersendiri, terutama apabila Anda memiliki anak yang aktif seperti saya. Kadang, saat rewel, anak menarik jilbab sehingga peniti lepas dan jilbab menjadi tidak berbentuk. Berikut beberapa tips yang semoga bisa membantu:
1. Gunakan jilbab/kerudung yang praktis.
Jilbab instan menjadi salah satu alternatif yang paling aman. Bisa berbentuk pet atau non pet.
2. Gunakan jilbab/kerudung yang berbahan  tebal dengan serat yang kuat.
Apabila Anda menyukai jilbab segiempat atau pashmina, pakailah yang berbahan tebal seperti katun/linen/viscose daripada yang berbahan tipis. Ini untuk mencegah benang kain jilbab menjadi rusak atau robek.
3. Minimalkan penggunaan peniti/pin/jarum pentul.
Pakailah kerudung Anda dengan gaya yang simpel, sehingga tidak memerlukan banyak pin untuk menjaga  bentuk jilbab dan mencegahnya untuk -- secara tidak sengaja-- melukai putera-puteri tercinta.
4. Waspada bros yang memiliki ujung-ujung tajam.
Pilihlah bros yang memiliki bentuk bulat atau tumpul, jangan pilih yang memiliki ujung yang runcing untuk mencegah bros melukai putera-puteri tercinta.
5. Apabila memungkinkan hindari jilbab berpinggiran rawis/non jahit
Jilbab berpinggir rawis rentan tertarik benangnya oleh anak-anak.
6. Gunakan inner.
Inner bermanfaat mencegah rambut terlihat apabila anak Anda rewel dan menarik lepas jilbab.
Selamat mencoba....
Wassalamu'alaikum, Wr. Wb....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar