Senin, 22 Desember 2014

Tips Berhijab untuk Wajah Bulat

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Halo muslimah...
Saya seringkali ditanya customer Elkenohijab, 'Cocok gak ya kalo saya pake? Kan wajah saya bulat?' Atau 'Iya bagus kalo dipake mbak, soalnya kan wajahnya lonjong...' setiap kali mereka akan membeli hijab. Memang salah satu hal yang sering menggalaukan ibu-ibu dalam berjilbab adalah terkait bentuk wajah. Padahal wajah lonjong atau bulat atau bahkan kotak sekalipun adalah karunia dari Allah. Dan manusia dikaruniai akal untuk membuatnya terlihat indah.

Nah, kali ini saya akan memberi tips supaya karunia itu yakni wajah bulat atau chubby tetap luwes ketika dibingkai hijab:

1. Jenis jilbab
Saat ini bermacam jilbab yang ditawarkan, baik yang bentuknya pashmina, segiempat, instan atau semi instan. Berikut beberapa panduan untuk si chubby:
a. Jilbab Instan 
Saat ini ada dua jenis jilbab instan yakni yang berpet dan non pet. Bagi yang berwajah chubby, saya sarankan mencati jilbab instan berpet. Kenapa? Konon menurut peragawati senior Ratih Sang, jilbab berpet akan membuat wajah orang Indonesia lebih simetris. Nah, untuk petnya pilihlah yang tidak terlalu lebar, namun juga tidak terlalu sempit. Panjang ujung-ujung petnya usahakan dibawah telinga atau sejajar dengan rahang. Itu akan menyamarkan wajah yang lebar. Selain itu perhatikan juga bentuknya. Usahakan bentuk bawah jilbab instan Anda lonjong atau meruncing. Hindari yang berbentuk datar di bagian bawah.
b. Pashmina atau segiempat.
Dua-duanya bisa dipakai si chubby dengan tidak terlalu banyak variasi pemakaian. Pashmina atau segiempat bisa dipakai dengan atau tanpa inner.

2. Inner
Untuk yang suka memakai inner, pilihan inner saat ini juga amat beragam. Bahkan ada yang disebut inner antem kependekan dari anti tembem. Nah inner seperti ini bisa menyiasati bentuk wajah yang lebar sehingga terkesan lebih tirus.

3. Bahan jilbab
Pilihlah bahan jilbab yang jatuh dan tidak kaku, sehingga kalau dipakai tidak menimbulkan lekuk-lekuk yang akan menambah luas wajah terlihat lebih besar. Contohnya: untuk jilbab segiempat, pilih yang berbahan kain rumana (paris tipis), aneka sifon yang tak licin seperti ceruti, fine atau sejenisnya.Sedangkan untuk jilbab instan, pilih yang berbahan spandek, jersey atau rayon halus.

4. Motif jilbab
Sebisa mungkin pilih motif yang tidak terlalu ramai atau motif yang kecil sehingga fokus pandangan tidak terpusat pada wajah. Warna tidak harus monokrom, asalkan motifnya tidak besar-besar. Atau untuk jilbab segiempat carilah yang motifnya di pinggir, sehingga kalau dipakai bisa membentuk sudut-sudut yang memberi kesan panjang di wajah.

5. Hindari variasi di kepala yang terlalu ramai
Sering kita temukan terutama di pesta-pesta,wanita memakai hijab dengan variasi di kepala entah berupa headband atau variasi menggunakan jilbab lainnya. Untuk yang berwajah chubby, sebisa mungkin variasikan jilbab dengan tidak menggunakan banyak asesoris karena akan memberi kesan 'berat' di kepala sehingga membuat volume kepala terlihat lebih besar yang secara otomatis membuat wajah terlihat lebih lebar.

Itu tips berhijab untuk yang berwajah chubby. Semoga bermanfaat dan memberi rasa percaya diri.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Minggu, 14 Desember 2014

Tips Berhijab untuk Ibu yang Menggendong Balita

Assalamu'alaikum, Wr. Wb....
Menggendong anak menjadi salah satu hal yang 'wajib' dilakukan oleh para ibu. Bagi seorang muslimah hal itu menjadi tantangan tersendiri, terutama apabila Anda memiliki anak yang aktif seperti saya. Kadang, saat rewel, anak menarik jilbab sehingga peniti lepas dan jilbab menjadi tidak berbentuk. Berikut beberapa tips yang semoga bisa membantu:
1. Gunakan jilbab/kerudung yang praktis.
Jilbab instan menjadi salah satu alternatif yang paling aman. Bisa berbentuk pet atau non pet.
2. Gunakan jilbab/kerudung yang berbahan  tebal dengan serat yang kuat.
Apabila Anda menyukai jilbab segiempat atau pashmina, pakailah yang berbahan tebal seperti katun/linen/viscose daripada yang berbahan tipis. Ini untuk mencegah benang kain jilbab menjadi rusak atau robek.
3. Minimalkan penggunaan peniti/pin/jarum pentul.
Pakailah kerudung Anda dengan gaya yang simpel, sehingga tidak memerlukan banyak pin untuk menjaga  bentuk jilbab dan mencegahnya untuk -- secara tidak sengaja-- melukai putera-puteri tercinta.
4. Waspada bros yang memiliki ujung-ujung tajam.
Pilihlah bros yang memiliki bentuk bulat atau tumpul, jangan pilih yang memiliki ujung yang runcing untuk mencegah bros melukai putera-puteri tercinta.
5. Apabila memungkinkan hindari jilbab berpinggiran rawis/non jahit
Jilbab berpinggir rawis rentan tertarik benangnya oleh anak-anak.
6. Gunakan inner.
Inner bermanfaat mencegah rambut terlihat apabila anak Anda rewel dan menarik lepas jilbab.
Selamat mencoba....
Wassalamu'alaikum, Wr. Wb....